Hingga saat ini, program padat karya telah menjangkau 1.700 peserta dengan total anggaran sebesar Rp3,2 miliar, dengan tujuan meningkatkan rekrutmen ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, perempuan kepala rumah tangga, penyandang disabilitas, serta masyarakat yang tercatat dalam data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Dedie Rachim menyampaikan bahwa inisiasi ini merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi setiap kepala daerah untuk terus bekerja secara bertanggung jawab.








