Menurutnya, penerangan kini memiliki peran strategis dalam membentuk opini dan kontra opini, termasuk menghadapi tantangan perang media dan perang siber yang semakin masif di ruang digital.
Sebelum sambutan Kapuspen TNI, peserta Rakornispen juga disuguhkan tayangan video yang memuat sejumlah capaian TNI, mulai dari operasi di wilayah perbatasan, pengamanan objek vital nasional, penertiban kawasan hutan, hingga kontribusi dalam menjaga perdamaian dunia.
Rakornispen TNI 2026 menitikberatkan materi terkait Perang Kognitif, yang disampaikan dari sudut pandang siber, intelijen, dan penerangan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab bersama peserta. (*)








