Ia mengatakan, peran aktif aparatur wilayah dalam memantau secara rutin pelaksanaan MBG di setiap sekolah itu sangat diperlukan untuk memastikan tidak ada kendala yang dialami.
“Saya minta kepada Bu Lurah agar bisa mengunjungi sekolah-sekolah minimal seminggu sekali untuk melihat menunya dan menyampaikan apabila ada kendala, baik menu yang kurang disukai anak-anak maupun masukan dari mereka,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yantie Rachim juga berdiskusi kepada para siswa. Ia bertanya langsung kepada siswa terkait preferensi sayur, dan sebagian besar siswa menyampaikan lebih menyukai sayur matang seperti sop.
“Hal seperti ini memang perlu ditanyakan kepada anak-anak. Sayur sangat bermanfaat bagi tubuh, jadi anak-anak boleh menyampaikan makanan yang mereka sukai agar bisa makan dengan lahap dan tidak ada makanan yang terbuang,” jelasnya.








