Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas kebijakan pembangunan serta memperkuat interoperabilitas data antarinstansi, termasuk di Jawa Barat.
Dedie Rachim mengatakan bahwa urgensi Satu Data Indonesia sangat diperlukan dan dinantikan di tingkat daerah.
“Kita sangat menunggu adanya satu lembaga atau satu sistem yang bisa mengintegrasikan seluruh data yang saat ini tersebar di berbagai kementerian dan lembaga,” ujarnya.








