“Peringatan Hari Kanker Sedunia bertujuan mengajak seluruh masyarakat untuk peduli dan meningkatkan kesadaran dalam mencegah kanker, sehingga angka kesakitan dan kematian akibat kanker dapat ditekan,” ujar Yantie Rachim.
Ia menjelaskan bahwa kanker payudara dan kanker leher rahim masih menjadi jenis kanker tertinggi di Indonesia, sehingga deteksi dini dan penerapan perilaku hidup sehat menjadi langkah penting dalam pencegahan.
Yantie Rachim turut menjelaskan berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes), pada tahun 2025 di Kota Bogor tercatat 1.951 kasus kanker dengan 103 kematian.
“Oleh karena itu, YKI Kota Bogor melaksanakan apel peringatan Hari Kanker Sedunia yang dilanjutkan dengan kunjungan dan penyerahan donasi kepada pasien kanker di enam kecamatan sebagai bentuk kepedulian kamu terhadap para pejuang kanker,” jelasnya.
Ia menegaskan komitmen YKI untuk terus berupaya hadir serta membersamai para pejuang kanker agar mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian.
“Dukungan semua elemen sangat penting bagi para pejuang kanker. YKI Kota Bogor akan selalu hadir dan membersamai mereka,” tutup Yantie Rachim.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan senam bersama sebagai bentuk kampanye pola hidup sehat serta ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan kepada para pejuang kanker. (*)








