Bunga bangkai terakhir mekar pada tahun 2020 di Kebun Raya Bogor. Saat ini, bunga dengan nomor koleksi 382 sedang mekar setelah penantian selama 12 tahun. Siklus hidupnya unik karena memiliki fase vegetatif dan generatif yang diselingi fase dorman (istirahat).
“Masyarakat dapat melihat perbedaannya dengan bunga bangkai lainnya seperti suweg (Amorphophallus Paeoniifolius) dan Rafflesia arnoldii atau Rafflesia hasseltii. Meskipun disebut bunga bangkai raksasa, sebenarnya bunga jantan dan betinanya berukuran kecil dan mengelompok di bagian bawah spadiks yang menjulang tinggi,” papar Dian, dikutip dari siaran pers BRIN.
Ia menambahkan bahwa penyerbukan di alam dibantu oleh serangga penyerbuk yang harus terbang berpuluh-puluh kilometer membawa serbuk sari dari bunga lain yang mekar bersamaan agar dapat menghasilkan buah dan biji.
“Sementara di Kebun Raya, penyerbukan harus dibantu oleh manusia (hand pollination), karena bunga jantan dan betinanya tidak masak pada waktu yang bersamaan,” tambahnya. (*)








