Berikan Bimbingan Belajar, Solusi Bangun Indonesia Tingkatkan Peluang Pelajar Masuk PTN

GENILO
Selain belajar di kelas, para peserta bimbel GENILO juga diajak mengunjungi pabrik semen Solusi Bangun Indonesia di Narogong untuk memperluas wawasan industri.

“Sebagai salah satu industri di Kabupaten Bogor, kami berkomitmen untuk turut berpartisipasi membangun fondasi sosial yang kuat melalui pengembangan masyarakat sekitar, khususnya pendidikan lokal yang menjadi bagian integral dari strategi keberlanjutan Perusahaan. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen kami dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan untuk memperluas akses pembinaan akademik yang inklusif dan berkelanjutan bagi generasi muda,” tutur Laily.

Berkat pendampingan GENILO, Haikal Putra Herta, berhasil masuk PTN melalui beasiswa Enterprise-based Vocational Education (EVE) yang merupakan sebuah program kejuruan dari Solusi Bangun Indonesia yang bekerja sama dengan Politeknik Negeri Jakarta, di mana program ini menawarkan pendidikan Diploma III (D3) Jurusan Teknik Mesin dengan Program Studi Konsentrasi Rekayasa Industri Semen selama 3 tahun.

Baca Juga  Bima Arya Lepas Dua PNS di Pemkot Bogor Memasuki Purnabakti

“Sejak bergabung (dengan GENILO), saya merasakan peningkatan kepercayaan diri dalam menghadapi persaingan seleksi nasional melalui latihan yang terstruktur, simulasi yang rutin, serta arahan mentor dalam menyusun strategi belajar membuatnya lebih memahami pola soal dan mampu mengelola waktu dengan lebih efektif. Bukan hanya belajar lebih banyak, tapi belajar dengan cara yang tepat”, ungkapnya.

Sejak diluncurkan pada tahun 2018, program GENILO telah menjangkau lebih dari 200 siswa SMA di wilayah sekitar Pabrik Narogong, di mana hingga tahun 2025 tercatat 22 siswa berhasil diterima di PTN. Ke depan, Solusi Bangun Indonesia akan terus memperkuat keberlanjutan program GENILO agar semakin adaptif terhadap dinamika seleksi nasional dan kebutuhan generasi muda.

Baca Juga  10-14 April, Ayo Belanja ke Balkot Ramadhan Fest 2023

“Membangun masa depan tidak hanya dilakukan melalui infrastruktur, tetapi juga melalui investasi berkelanjutan pada kualitas sumber daya manusia”, tegas Laily.

Pos terkait