”Jangan sungkan untuk menemui saya sebagai Wakil Walikota. Pintu kami terbuka lebar,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPC GMNI Bogor, Yunandra Sowakil, menjelaskan bahwa periode kepengurusan 2024-2026 telah melewati berbagai tantangan politik nasional.
Ia menegaskan bahwa Konfercab ini bukanlah akhir, melainkan awal dari penguatan ideologi Marhaenisme di Bogor.
Ketua Pelaksana Konfercab XXII, Slamet Supriyanto, menambahkan bahwa regenerasi kepemimpinan ini sangat penting untuk menjawab tantangan sosial, politik, dan ekonomi yang kian dinamis.
”Dibutuhkan kepemimpinan baru yang progresif dan revolusioner, yang mampu membaca dinamika sosial serta berani melakukan perubahan nyata bagi masyarakat,” pungkas Slamet. (*)








