”Ramadhan Fest 2026 ini menunjukkan bahwa pembangunan Kota Bogor harus berjalan seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan karakter,” ujar Rozi Putra.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pihak legislatif memandang kegiatan keagamaan serta pembinaan generasi muda sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi daerah.
Baginya, kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari kemegahan gedungnya, tetapi juga dari integritas warganya.
Anggota Komisi IV yang membidangi kesejahteraan rakyat ini menambahkan, penguatan iman dan literasi keislaman adalah modal utama dalam mencetak generasi masa depan yang mampu menghadapi tantangan zaman.
”Penguatan iman, literasi keislaman, dan kepedulian sosial adalah fondasi lahirnya generasi yang tangguh dan berintegritas,” tuturnya.








