Ia menemukan masih adanya tumpukan sampah yang menyumbat saluran air (drainase) di sekitar lokasi.
”Tadi saya lihat kebersihan lubang-lubang saluran banyak sampah dan pedagang juga masih banyak yang belum tertib. Tapi sebagian besar pedagang sudah bisa diajak kerja sama dengan mengikuti peraturan yang ada,” ungkap politisi PAN tersebut.
Kemudian Rifki menegaskan bahwa kunci keberhasilan penataan ini bukan hanya pada saat penertiban, melainkan pada konsistensi pengawasan pasca penertiban. Ia meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor untuk tidak lengah.
Rifki berpesan agar pengawasan dilakukan secara berkelanjutan dengan pembagian zona yang jelas agar para pedagang tidak kembali berjualan di bahu jalan.








