Jasad para pejuang kemudian dikembalikan oleh Belanda dan dimakamkan secara massal di Bogor, tepatnya di lokasi yang kini menjadi kawasan panggung terbuka Alun-Alun Kota Bogor.
Selanjutnya, secara teknis, jasad para pahlawan tersebut dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Dreded dan kemudian nama Margonda diabadikan menjadi nama jalan utama di Kota Depok.
Sebagai informasi, sebelum terjun ke medan perjuangan, Margonda yang lahir di Baros, Cimahi, sempat menempuh pendidikan di sekolah kimia di Bogor, ini menunjukkan Margonda merupakan sosok cerdas dan memiliki kapasitas intelektual yang tinggi. Lebih hebatnya lagi, beliau memilih jalan perjuangan dan gugur sebagai pahlawan. (*)








