Ia menegaskan, pendidikan tidak boleh hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga harus berorientasi pada pembentukan karakter.
”Pendidikan yang baik harus mampu membentuk nilai-nilai moral dan daya saing. Kita harus memastikan seluruh anak di Kota Bogor mendapatkan akses yang merata tanpa terkecuali,” tambahnya.
Lebih lanjut, Adit mengajak organisasi pendidikan seperti JSIT untuk terus berinovasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global.
“Inklusivitas dan pemerataan akses adalah prioritas kita ke depan. Kita ingin menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga siap bersaing di level internasional,” pungkasnya. (*)








