Sehingga harus dilakukan pendalaman kembali mengenai penyebab balita tersebut belum lolos dari stunting. Atau bisa jadi karena penyakit bawaan yang harus dilakukan tindakan medis terlebih dahulu.
Di tempat yang sama, perwakilan JCI Femme, Istia Sofyania, mengatakan bahwa 15 balita yang telah lolos dari stunting itu tersebar di enam kelurahan se-Kecamatan Bogor Timur.
“Hari ini kita evaluasi juga bersama-sama, apakah bantuan makanan tambahan ini masih bagus atau perlu intervensi lain. Tapi tujuannya tetap sama, yaitu menyukseskan Zero Stunting,” tutur Istia. (*)








