Namun, tingginya kepadatan penduduk menjadi tantangan dalam pengendalian penyakit menular, termasuk tuberkulosis.
“Kehadiran Pak Wamen membawa program untuk eliminasi TB. Saya berharap bantuan yang diberikan dapat ditingkatkan sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat Kota Bogor,” kata Dedie.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr. Erna Nuraena menjelaskan bahwa melalui program CKG SMART, Pemerintah Kota Bogor akan mengintegrasikan investigasi kontak dengan layanan Cek Kesehatan Gratis yang menyasar 23.200 warga di 68 kelurahan.
“Hari ini kita akan mencanangkan tracing TB yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis atau CKG SMART. Pelaksanaan akan menjangkau 23.200 sasaran di 68 kelurahan,” ungkapnya. (*)








