Isi Jabatan Definitif Pemkot Bogor, Dedie Rachim Tegaskan Pejabat Utamakan Pelayanan Publik

Bogor

Ia juga meminta agar konektivitas layanan kedaruratan melalui PSC Gesit 119 terus dijaga dan ditingkatkan. Sehingga tidak ada lagi penumpukan pasien yang menunggu lama atau berjam-jam di satu fasilitas kesehatan/rumah sakit, sehingga bisa diarahkan ke rumah sakit yang tersedia.

“Apa fungsi dari 119 itu? Kan dispatching, kan gitu kan, untuk menyalurkan. Nah, di situlah fungsi. Ada kerja sama dengan semua rumah sakit. Ini memang jadi tugas kita semua, mulai dari bagaimana membangun infrastruktur yang memudahkan akses bagi disabilitas, bagaimana masyarakat normal, masyarakat difabel, lanjut usia, ibu hamil, anak-anak,” tutur Dedie Rachim.

Ia juga meminta agar pelayanan lebih komprehensif dan holistik dengan pelayanan promotif dan kuratif, sehingga ada pengurangan penggunaan obat yang tidak dibutuhkan masyarakat yang mengakses layanan fasilitas kesehatan.

Baca Juga  Wali Kota Bogor Hadiri Reuni Akbar Lintas Angkatan Alumni Fakultas Hukum Unpak

Untuk Bapenda Kota Bogor, hal yang menjadi kunci untuk mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan adalah ketersediaan anggaran. Sehingga, pendapatan harus terus ditingkatkan.

Sedangkan kepada Satpol PP Kota Bogor, Dedie Rachim juga meminta adanya penyegaran terhadap penempatan petugas di lapangan. Selain itu, ia juga meminta agar ada langkah tegas untuk penegakan Perda dengan tindak pidana ringan (tipiring) dan sanksi. Sebab, sosialisasi selama ini sudah dilakukan dengan cukup sehingga diperlukan ketegasan. (*)

Pos terkait