Alasannya, anggaran multi event, seperti Porprov, akan lebih besar jika ditanggung oleh satu daerah. Salah satunya dari sektor infrastruktur. Namun, meski menggunakan konsep baru, Hery Antasari berharap Porprov Jawa Barat tetap mampu menghadirkan kesuksesan, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi.
“Karena tahun depan kita sudah pegang PON. Kita punya tugas moral bahwa kita adalah hattrick juara di PON. Sumbernya, pembinaannya, kan dari Porprov dulu,” kata Hery.
Penyebaran tuan rumah, sambung Hery Antasari, diharapkan memberikan multiplier effect yang dirasakan banyak daerah di Jawa Barat. Ia menginformasikan bahwa terdapat 18 kota dan kabupaten yang menjadi tuan rumah.
“Tiga tuan rumah utama, Kota Bogor, Depok, dan Bekasi. Tiga tuan rumah pendamping, Kota Bandung, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sumedang. Serta 12 kota kabupaten pendukung,” bebernya.
Di sisi lain, Porprov Jawa Barat menjadi ajang olahraga bergengsi yang dapat bersaing dengan PON. Salah satunya terlihat dari jumlah keterlibatan atlet yang tahun ini mencapai 17.000 orang.








