Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi sarana membangun empati di kalangan ASN. Dengan merasakan langsung tugas para petugas pendukung, ASN diharapkan semakin memahami bahwa setiap peran memiliki kontribusi penting bagi keberlangsungan organisasi.
“Ketika ASN menggantikan tugas mereka, kita bisa merasakan langsung bagaimana menjadi OB, bagaimana menjadi security, bagaimana menjadi pesakon. Dari situ kita menyadari bahwa keberadaan mereka sangat penting bagi organisasi,” jelasnya.
Ia mencontohkan, petugas kebersihan memiliki peran menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman, sementara petugas keamanan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan selama 24 jam, termasuk melalui piket malam. Demikian pula pesakon yang turut menjaga kebersihan dan merawat lingkungan perkantoran.
“Harapannya muncul rasa empati dari ASN kepada teman-teman OB, security, dan pesakon. Ke depan, kita semakin melihat bahwa peran mereka bukan sesuatu yang kecil. Keberadaan mereka sangat penting bagi organisasi,” katanya.








