“Kota yang maju bukan hanya cerdas secara teknologi, tapi juga kaya budaya dan kreatif. Kompetisi ini adalah panggung bagi anak-anak muda Bogor untuk SPARK YOUR TALENT,” jelas Anne.
Sebanyak 122 peserta dari berbagai sekolah, sanggar, dan komunitas di Kota Bogor mengikuti proses seleksi. Para peserta terpilih kemudian tampil pada babak final dalam rangkaian puncak festival.
Pada penyelenggaraan BIA 2026, jumlah pendaftar tercatat mencapai 373 inovasi. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 230 inovasi.
Dari proses penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 184 inovasi dijaring dari berbagai kategori peserta, sementara puluhan inovasi di antaranya ditampilkan dalam pameran festival.
BIA 2026 tidak hanya menitikberatkan pada jumlah inovasi. Proses seleksi juga diarahkan untuk melihat kualitas, manfaat, kelayakan implementasi, dan potensi replikasi setiap inovasi.
Tahapan tersebut dilakukan melalui seleksi substansi, validasi lapangan, presentasi, serta wawancara. Dengan mekanisme tersebut, inovasi yang dihasilkan diharapkan tidak berhenti sebagai karya maupun pemenang kompetisi, tetapi dapat dikembangkan dan diterapkan.
Pelaksanaan BIA 2026 diarahkan untuk memperkuat ekosistem inovasi Kota Bogor yang inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan daerah.
Program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menghasilkan gagasan inovatif sekaligus membangun budaya kreatif di kalangan pelajar, perguruan tinggi, pelaku usaha, komunitas, masyarakat, dan aparatur sipil negara (ASN).








