“PWI lahir dari tangan para wartawan pejuang yang turut mempertahankan kemerdekaan RI. Keberadaan PWI ini memiliki DNA Pejuang di setiap zaman—mulai dari era pra-kemerdekaan, kemerdekaan, reformasi, hingga era disrupsi informasi saat ini,” tegas Akhmad Munir.
Munir mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan dan profesionalisme di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
“Di era AI, wartawan harus punya verifikasi hati dan perasaan, hal yang tidak dimiliki oleh AI, meskipun teknologi bisa menduplikasi banyak hal. Wartawan jangan termanfaatkan oleh teknologi, tetapi harus menjadi pengguna teknologi informasi yang bijak dan bermanfaat,” tambahnya.
Komitmen Sinergi untuk Kondusivitas Kepri
Spirit persatuan dan profesionalisme PWI Kepri mendapat sambutan hangat dari jajaran Forkopimda Kepulauan Riau yang siap berkolaborasi erat.
Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, menyatakan harapannya agar PWI Kepri dapat terus terdepan menyajikan informasi yang kondusif untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di tanah Bunda Tanah Melayu.








