Wakil Walikota Bogor ikuti Rapat Kordinasi Tekhnis Penurunan Stunting

Bogor

Diperlukan keterlibatan seluruh komponen dalam melakukan konvergensi program penanganan stunting. Dari 38 provinsi di Indonesia, hanya 12 provinsi yang memiliki prevalensi di bawah rata-rata nasional, termasuk Jawa Barat.

“Intervensi pencegahan dan percepatan penurunan jangan hanya berfokus pada angka prevalensi, tetapi juga perlu memperhatikan jumlah absolutnya. Berdasarkan jumlah absolut, di Pulau Jawa terdapat sebanyak 50 persen balita stunting yang tersebar di enam provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Banten,” urainya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus menggencarkan upaya maksimal untuk menurunkan angka stunting di Kota Bogor.

Baca Juga  Wakil Walikota Bogor Didampingi Kadishub, Bappenda dan Dirut Perumda Tirta Pakuan Kunjungi Pemkot Malang

Tidak sedikit CSR yang masuk untuk menjadi Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) dan melakukan intervensi langsung terhadap anak-anak stunting. Seluruh upaya tersebut juga dipantau langsung melalui aplikasi Bogor Besti yang hingga saat ini terus berjalan. (*)

Pos terkait