Lantik Pengurus PWI Bengkulu, Ketum PWI Minta Wartawan Tidak Kalah dengan AI

PWI

Akhmad Munir menilai penggunaan AI dalam produksi berita harus disikapi secara bijak. Teknologi dapat membantu mempercepat sejumlah proses kerja jurnalistik. Namun, ketergantungan terhadap AI tanpa peningkatan kompetensi dapat memengaruhi kualitas karya jurnalistik. Risiko lainnya ialah menurunnya kredibilitas wartawan jika informasi tidak diverifikasi secara memadai.

Karena itu, pengurus PWI Provinsi Bengkulu yang baru diminta mendorong wartawan meningkatkan profesionalisme. Wartawan juga harus terus meningkatkan kompetensi sekaligus mengikuti perkembangan teknologi.

“Untuk pengurus PWI yang baru, harus menjadi hal yang dianjurkan kepada wartawan untuk turun ke lapangan,” ujarnya.

Ia juga meminta profesionalisme dan kompetensi tetap menjadi prioritas.

“Selaraskan dengan kemajuan teknologi,” tegas Akhmad Munir.

Pelatihan Jurnalistik

Dalam sambutannya, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan pemerintah provinsi siap mendukung peningkatan kapasitas wartawan.

Baca Juga  Dedie Rachim Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025 di Kota Bogor

Menurut Helmi, peningkatan kemampuan jurnalistik penting menghadapi perubahan teknologi informasi. Pemprov Bengkulu bahkan akan menyiapkan pelatihan jurnalistik bagi wartawan di daerah tersebut. Pelatihan itu dirancang tidak hanya memberikan materi secara teoritis.

Helmi menginginkan peserta memperoleh pengalaman praktik yang dapat langsung meningkatkan kemampuan jurnalistik.

Pos terkait