Kantor pemerintahan terpadu Katulampa direncanakan berdiri di atas lahan seluas enam hektare. Kawasan ini nantinya menjadi pusat layanan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan dari 21 perangkat daerah.
Dedie Rachim mengatakan, pembangunan kantor pemerintahan terpadu ini menjadi solusi atas kondisi perkantoran perangkat daerah yang saat ini masih tersebar di berbagai lokasi.
“Sehingga masyarakat nanti tidak terpencar-pencar kalau mengurus izin, mengurus apa, kebutuhan-kebutuhan layanan nanti ada di sini semua,” katanya.








