SANGA.ID. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat kembali menghadirkan NGOPI SAHABAT #7 Goes to School dengan mengangkat tema “Menolak Burnout, Saatnya All Out”. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa (1/9) di SMK Negeri 1 Cimahi, dan diikuti secara langsung maupun daring oleh pelajar dari sejumlah SMA/SMK di Jawa Barat.
Kegiatan ini menjadi ruang dialog dan edukasi bagi generasi muda untuk mengenali tanda-tanda burnout, memahami batas kemampuan diri, mengelola tekanan, serta tetap produktif tanpa mengabaikan kesehatan dan kesejahteraan diri. Pesan yang dibangun adalah bahwa menjadi produktif bukan berarti harus terus memaksakan diri. Istirahat, mengenali batas diri, dan menjaga kesehatan mental merupakan bagian penting dari proses mencapai prestasi.
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti, M.H.Kes., Sp.DLP., dalam sambutannya menekankan bahwa kesehatan mental anak dan remaja merupakan bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia Jawa Barat.
Menurutnya, pelajar saat ini menghadapi berbagai tekanan, mulai dari tuntutan akademik, target prestasi, lingkungan pertemanan hingga pengaruh media sosial. Karena itu, anak dan remaja perlu dibekali kemampuan untuk mengenali kondisi dirinya serta mendapatkan dukungan dari lingkungan terdekat.
“Kita ingin anak-anak Jawa Barat tumbuh menjadi generasi yang hebat, tetapi bukan dengan cara memaksakan diri sampai mengalami burnout. Berprestasi itu penting, tetapi menjaga kesehatan diri, mengenali batas kemampuan, dan berani meminta bantuan ketika menghadapi kesulitan juga merupakan bentuk kekuatan,” ujar dr. Siska.








