Hasil Tes Antigen 40 Pemudik di Kota Bogor Negatif Covid-19

  • Whatsapp
Tenaga kesehatan Kota Depok melakukann pemeriksaan data untuk melakukan tes swab antigen bagi para pengendara yang melakukan arus balik di Pos Penyekatan Bojongsari, Jalan Raya Parung-Ciputat, Depok, Jawa Barat, Minggu (16/5/2021). Tes swab antigen secara acak dan gratis diberlakukan bagi para pengendara arus balik yang memasuki Jakarta melalui Depok yang tidak bisa menunjukan surat keterangan bebas Covid-19, pemeriksaan ini akan dilakukan selama tujuh hari kedepan. BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao.

Sanga.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberikan layanan tes Covid-19 di 25 puskesmas untuk para pemudik. Satu pekan terakhir, 40 orang pemudik dinyatakan negatif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno menyampaikan, untuk mewaspadai peningkatan arus pascamudik bagi para pendatang dan pemudik yang kembali lagi RT/RW dan PPKM skala mikro harus diperketat lagi.

“Warga yang ‘hilang atau tidak ada’ dipastikan akan langsung melakukan tes swab. Koordinasi sudah kita lakukan dengan RT RW Siaga, puskesmas standby,” kata Retno, Jumat (21/5/2021).

Retno menuturkan, Pemkot Bogor telah mendistribusikan 300 antigen di masing-masing puskesmas di Kota Bogor. Layanan tersebut tidak dipungut bayaran atau gratis.

Baca Juga  Alat Berat Diterjunkan, Gali Makam Khusus Covid-19 di Kota Bogor

“Satu pekan terakhir, berdasarkan laporan di 25 puskesmas, di enam kecamatan 40 orang pemudik dan alhamdulillah hasilnya negatif,” kata Retno.

Pun demikian, Dinkes mewanti-wanti melalui RT/RW setempat agar meminta warga yang telah bepergian itu tetap melakukan isolasi mandiri selama lima hari.

Rata-rata keperluan orang pergi ke luar kota saat memang ada acara berkabung, dinas luar kota, atau keperluan penting lainnya.

Pekan lalu, Presiden Jokowi menegaskan, pasca-Lebaran semua daerah harus hati-hati dan betul-betul waspada karena ada potensi penambahan jumlah baru kasus Covid-19 meskipun pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan larangan mudik.

Berdasarkan data, terdapat 1,5 juta orang yang tetap mudik dalam rentang 6 hingga 17 Mei 2021. Penambahan kasus aktif, diharapkan Jokowi tidak sebesar seperti tahun-tahun lalu.

Baca Juga  Wakil Walikota Bogor Dedie Rachim Tinjau Langsung Perbaikan RTLH Di Kampung Pangkalan Kelurahan Cibuluh

Kepada kepala daerah dan unsur forkopimda seluruh Indonesia, kepala negara juga meminta agar hafal dengan kondisi, angka, dan data di daerahnya masing-masing agar tahu langkah apa yang harus dilakukan.

Berdasarkan pengalaman, mobilitas masyarakat di tempat-tempat wisata pasca-Lebaran mengalami peningkatan yang tinggi sekali, 38 hingga 100,8%.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *