Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo menjelaskan, ketiga skema untuk KPR Tapera itu dibedakan berdasarkan dengan kelompok penghasilan calon nasabah. Skema pertama, misalnya, untuk kelompok nasabah berpenghasilan di bawah Rp 4 juta per bulan. Mereka akan memperoleh suku bunga KPR sebesar 5 persen fixed rate dengan tenor sampai dengan 30 tahun.
Sedangkan untuk skema kedua diperuntukkan nasabah dengan penghasilan berkisar Rp 4 juta – Rp 6 juta. “Dikenakan bunga KPR 6 persen fixed rate dengan tenor sampai dengan 20 tahun,” ujar Koesmahargyo, Kamis, 20 Mei 2021.
3. Yusuf Mansur Kritik Mahalnya Pembiayaan Bank Syariah: Biar Masyarakat Melek
Ustaz Yusuf Mansur mengkritik mahalnya pembiayaan bank syariah ketimbang bank konvensional. “Biar masyarakat melek, sudah waktunya masyarakat dapat pembiayaan murah dan ada keberpihakan juga. Enggak jual-jual syariah dan ummat,” ujar dia, Rabu, 19 Mei 2021.
Yusuf mengatakan pembiayaan yang diberikan perbankan syariah secara umum mahal. Sementara itu, apabila nasabah menyimpan dananya di bank, imbal hasilnya lebih rendah. Karena itu, ia menyoroti keberpihakan perbankan syariah kepada umat.
“Dan patut ditanya, selama ini dana, ditaruh di aset manajemen apa? Dan bagaimana penyaluran non-pembiayaan? Bisa jadi, konvensional lagi. Intinya, jauh sama konvensional,” tutur dia.
4. Per 1 Juni, Tarik Tunai di Bank BUMN via ATM Link Kena Biaya Rp 5.000
Mulai 1 Juni 2021, jaringan ATM Link milik Bank Himbara (Mandiri, BNI, BRI, dan BTN) mengenakan biaya untuk cek saldo dan tarik tunai. Sebelumnya, para nasabah di empat bank tersebut bisa melakukan kedua transaksi ini dengan biaya Rp 0 alias gratis.








