Sebelumnya, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya menegaskan, khusus untuk Pendidikan Tatap Muka (PTM) sementara dihentikan simulasinya sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian. Hal ini mengantisipasi beberapa klaster yang timbul dari lembaga pendidikan.
“Laporan terakhir di Pesantren Bina Madani sudah ada 93 kasus, hari ini (16 Juni) bertambah 18 kasus lagi,” sebutnya.
Bima Arya juga kembali mewanti-wanti agar seluruh lembaga pendidikan yang akan menyelenggarakan tatap muka atau siswa-siswinya berasal dari luar kota agar tidak menggelar PTM.
“Apabila ada gejala segera koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Bogor,” tuturnya.








