Usai vaksin, orang nomor satu di Kota Bogor ini menunggu terlebih dahulu untuk observasi selama tiga puluh menit. Setelah dinyatakan tidak ada efek samping terkecuali pegal, Bima Arya kemudian segera meninggalkan lokasi.
“Saya kan waktu itu gagal divaksin, karena antibodinya masih tinggi. Jadi, kemarin saya beri kesempatan yang lain dulu,” ujar Bima Arya.
Bima Arya mengatakan, saat ini dokter menyarankannya untuk vaksinasi. Pasalnya, titer antibodinya sudah menurun menjadi 147 dari tiga bulan di angka 200.








