Juga untuk para sopir angkutan kota. Pemerintah sudah memberikan banyak hal yang memungkinkan mereka bisa melakukan kegiatan seperti biasa. Tentu, dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.
“Kami laporkan juga, karena memang Bodetabek ini relatif masih kurang vaksinasi dan upaya PCR, maka Kemenhub dan Jasa Raharja bersama Korlantas akan melakukan kunjungan ke masing – masing daerah. Semoga ini bisa memberikan suatu upaya pencegahan terpaparnya Covid-19,” tambah Budi.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya menjelaskan, bantuan – bantuan ini ditargetkan bagi para pelaku ekonomi yang benar – benar membutuhkan. Terutama para ojol yang perannya saat ini begitu vital.
“Karena banyak warga yang tetap di rumah memesan (ke ojol). Makanya difokuskan kepada ojol dan pengemudi angkot. Bantuan ini dari stakeholder di bidang perhubungan berupa sembako,” kata Bima Arya.
Di luar itu, sambung Bima Arya, Kota Bogor juga sudah mendistribusikan paket – paket logistik kepada warga dari posko yang ada. Begitu juga dengan vaksinasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memiliki target penuntasan pada September nanti.








