“Memang masih sangat terbatas. Insya Allah ditambah secara bertahap. Mudah-mudahan bisa membantu warga yang kondisinya darurat supaya yang isoman ini tetap kita pastikan dimonitor kesehatan dan terus membaik. Ini gratis selama persediaan masih ada, diupayakan distribusi bisa setiap hari,” jelasnya.
Kebutuhan oksigen, kata Bima, masih tinggi. Namun, dibandingkan dengan minggu lalu sudah lebih terkendali karena ada pasokan dari berbagai sumber. “Ada dari Krakatau Steel, ada bantuan dari Tanoto Foundation, ada bantuan dari Provinsi. walaupun demikian setiap sore saya masih memonitor ketersediaan oksigen di seluruh RS Kota Bogor. Jika ada stok yang sudah mulai menipis, langkah-langkahnya jelas,” pungkasnya.








