sanga.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor menggelar Rapat Paripurna secara virtual, Rabu (14/7/2021). Pada rapat paripurna ini, Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan rancangan Kebijakan Umum APBD, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) Kota Bogor Tahun 2022, yang merupakan tahun anggaran ketiga periode kepemimpinan Bima Arya-Dedie A Rachim.
“Sebagaimana arahan Pemerintah Pusat, pada 2022 diprediksi APBD masih terdampak dan fokus pada penanggulangan Covid19, baik dari sisi pendapatan maupun dari sisi belanja,” ujar Bima Arya.
Wali Kota mengatakan, begitu pula APBD Kota Bogor yang fokus pada adaptif dan tanggap Covid-19. Adaptif yakni menyesuaikan pendapatan yang terdampak pandemi dan tanggap dalam penanganan Covid-19.
Ia menerangkan, target Pendapatan Daerah Kota Bogor sebesar Rp 2,1 Triliun yang terdiri dari Rp 1,2 Triliun bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Rp 858 Miliar bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil.








