“Rentang usia tersebut sebagaimana diketahui didominasi oleh pelajar SMP dan SMA. Selebihnya ada yang tidak belajar atau ada yang bermukim di luar Kota Bogor.” sebutnya.
Hanafi menerangkan, saat ini capaian vaksinasi sasaran remaja 12 – 17 tahun di Kota Bogor baru mencapai 15 persen. Untuk itu ia berharap agar seluruh pelajar di Kota Bogor di suntik vaksin.
“Nantinya Dinas Pendidikan bersama Dinas Kesehatan melakukan verifikasi, bahkan tidak menutup kemungkinan kita adakan kembali simulasi PTM. Mudah-mudahan dalam waktu dekat Kota Bogor bisa melakukan PTM,” harapnya.








