Kecamatan Bosel Dan Bogut Kota Bogor Tahun Depan Akan Mempunyai GOR

  • Whatsapp

Sanga.id. Wali Kota Bima Arya didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor Herry Karnadi, pengurus KONI dan sejumlah atlet Kota Bogor, salah satunya Najmu Khasani Shifa yang merupakan peraih medali perunggu cabang olahraga kurash di ajang Asian Games 2018 mengikuti Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-38 secara daring, Kamis (9/9/2021) di Taman Ekspresi Sempur

Bima Arya mengaku setuju dengan apa yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo bahwa prestasi olahraga saat ini harus ditingkatkan dan prestasi itu tidak muncul begitu saja. Namun dihasilkan oleh sebuah proses pembinaan dari hulu hingga hilir secara sistematis dan berkelanjutan.

“Haornas kali ini memiliki pengharapan besar karena memang agak berbeda, temanya adalah Desain Besar Olahraga Nasional jadi memang semuanya harus memiliki perencanaan yang matang. Olahraga bukan hanya untuk kesehatan tapi olahraga untuk prestasi dan olahraga untuk ekonomi itu yang sering kita gaungkan di Kota Bogor,” ungkapnya.

Bima menambahkan, pemerintah harus memiliki komitmen yang kuat terutama dalam aspek penganggarannya untuk mewujudkan itu. “Jadi tidak menganggap olahraga itu pelengkap tapi olahraga itu harus jadi mainstream. Alokasi anggaran untuk olahraga, untuk gedungnya itu juga menjadi bagian yang harus diprioritaskan. Ini perlu kesadaran semua terutama kementerian dan juga DPR, DPRD dan juga semuanya,” ujar Bima Arya.

Baca Juga  Dedie Tekankan Para Dewan Hakim MTQ Ke 40 Harus Mempunyai Nilai Objektif Dan Netral

Menurut Bima, Kota Bogor sebetulnya sudah mempersiapkan untuk pembangunan pusat olahraga di setiap kecamatan se-Kota Bogor. Namun, terhambat oleh pandemi. “Kami sebetulnya sudah mengarah ke sana. Tapi terbentur Covid, rasionalisasi, refocusing. Ini kan desainnya sudah semua, kita berharap paling tidak tahun depan ada dua kecamatan yang akan kita bangun GOR, kalau disetujui oleh dewan. Sehingga di 2024 sudah ada di 6 kecamatan,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kadispora Kota Bogor Herry Karnadi mengungkapkan, apa yang sedang digaungkan oleh pemerintah pusat terkait desain besar olahraga nasional juga sedang disiapkan oleh Pemerintah Kota Bogor.

“Saat ini yang sedang kita konsentrasikan adalah sedang menyiapkan sarana dan prasarana olahraga di Kota Bogor. Pertama, kita sedang merancang untuk membangun Kawasan Terpadu Olahraga di Kayumanis. Disitu ada wisma atlet, indoor stadium, kolam renang, lapangan tembak, lapangan terbuka,” katanya.

Baca Juga  Warga Kota Bogor Yang Sudah Di Vaksin Covid 19 Mencapai 55,25%

Kedua, lanjutnya, mulai tahun depan akan dibangun yang Gelanggang Olahraga (GOR) atau sport center di tiap kecamatan. “Satu kecamatan nantinya akan ada satu GOR. Tahun depan kemungkinan dua dulu di Bogor Utara dan Bogor Selatan. Di sana juga ada lapangan olahraga outdoor, lapangan indoor dan juga kawasan untuk rekreasi, seperti taman-taman,”ujarnya.

Selain GOR di tingkat kecamatan, Herry juga menyatakan akan melakukan pengembangan Stadion Pajajaran. “Jadi kita tahun depan fokusnya persiapan sarana dan prasarana. Karena prestasi sudah dibina bagus oleh KONI, KONI sudah menerapkan sport science dalam pembinaan prestasi olahraga di Kota Bogor,” terangnya.

“Makanya kita tinjau kemarin dari hasil PORDA 2018 itu sudah cukup bagus. PORDA berikutnya (2022) kita coba untuk mencapai target 90 emas. Kalau itu sudah didapat, Insya Allah di 2026 kita akan menjadi tuan rumah PORDA Jabar dan tidak menutup kemungkinan kedepannya beberapa event internasional kita akan selenggarakan di Kota Bogor,” pungkasnya.

Baca Juga  Sebanyak 716 Bidang Tanah Pemkot Bogor Diserahkan Kepada BPN Kota Bogor

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan, Presiden Jokowi telah menandatangani Perpres Nomor 86 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Perpres ini sebagai payung hukum implementasi DBON pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.

Menurut Menpora Amali, Perpres ini akan dijadikan payung hukum untuk implementasi DBON. Di dalam Perpres 86 bukan hanya Kemenpora saja yang melakukan langkah-langkah penting implementasi DBON melainkan sinergitas bersama dengan kementerian/lembaga pusat, gubernur hingga walikota di seluruh Indonesia.

“Implementasi DBON berjalan simultan, di dalam Perpres 86/2021 bukan hanya menjadi pekerjaan besar Kemenpora saja tetapi dengan kementerian/lembaga lain. Misalnya, yang akan dibangun Cibubur Youth Sport Center yang mengerjakan adalah Kementerian PUPR. Diharapkan tahun 2022 atau akhir 2021 akan terbangun Cibubur Youth Sport Center di Cibubur,”pungkasnya. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *