Tak lupa Bima Arya juga menyampaikan rasa hormat atas semua inovasi, kreasi yang diberikan oleh seluruh insan kedokteran di Kota Bogor, sehingga saat ini Kota Bogor jauh lebih baik. Angka Bed Occupancy Rate (BOR) di Kota Bogor rendah, sempat di angka 87 persen, tapi saat ini 10 persen.
“Positivity rate juga semakin baik dan secara keseluruhan Bogor jauh lebih membaik, tapi kita harus tetap waspada,” jelasnya.
Hal ini semua kata Bima Arya, tidak terlepas dari perjuangan insan kedokteran yang berada di garda terdepan dengan segala suka citanya.
“Terima kasih atas koordinasi dan kolaborasi yang sangat baik selama ini,” ujarnya.
Ia juga sepakat apa yang dikatakan Ketua Umum PB IDI, Daeng Mohammad Faqih ‘Hope for the best, Prepare for the worst’ dalam sambutan sebelumnya.
“Kita harapkan yang terbaik, tapi kita harus antisipasi kondisi terburuk.
Saya sering titip ke dokter Ilham agar kita harus lakukan langkah-langkah antisipatif, dan ini agar kita bisa memenangkan perang melawan pandemi, mengantisipasi hadirnya varian baru, kita juga antisipasi kelalaian warga,” katanya.








