GANDENG PT. BINTANG TOEDJOE BNN BERIKAN PELATIHAN PENANAMAN JAHE MERAH DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU

  • Whatsapp

Sanga.id. Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang sejatinya memerlukan peran serta dan komitmen dari berbagai pihak, tidak hanya dapat di selesaikan oleh satu pihak atau instansi tertentu saja.

Salah satu pihak yang memiliki peran strategis dalam hal ini adalah masyarakat, sebagaimana di jelaskan dalam undang – undang narkotika nomor 35 Tahun 2009 dalam bab XII pasal 104 s.d 108 yang menjelaskan bahwa masyarakat memiliki kesempatan yang seluas – luasnya untuk berperan serta membantu dalam hal Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

BNN Bekerjasama dengan Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Bintang Toedjoe, dimana tanaman jahe merah merupakan salah satu bahan herbal utama dalam produksinya menggelar pelatihan budi daya jahe merah yang termasuk dalam program Alternative Development Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat di pelataran halaman Kampus Ibnu Sina, Provinsi Kepulauan Riau (14/9) dihadiri oleh Koordinator Bidang P2M BNN Provinsi Kepri, Kapolsek Lubuk Baja, Lurah Tanjung Uma, Babinkamtibmas Tanjung Uma, Danramil Lubuk Baja dan diikuti sekitar puluhan orang peserta dari masyarakat Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja.

Baca Juga  Bima Arya Kukuhkan 16 Anggota Paskibraka Tingkat Kota Bogor

Pelatihan tentang bagaimana cara menanam tanaman jahe dengan polybag pun diajarkan Zaini Ahsan P, SDG Officer PT. Bintang Toedjoe selaku trainer. “Harapannya peserta dapat memanfaatkan media pembelajaran yang sudah diberikan dengan baik dan kedepan bisa menghasilkan keuntungan bagi masyarakat” ungkap Zaini Ahsan
Diakhir acara Kasi Monev Masyarakat Perkantoran Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat Titik Tri Mulyani, SE secara simbolis memberikan media praktek berupa paket jahe merah, pupuk organik, serta polybag kepada masyarakat yang mengikuti giat tersebut.

Dengan di laksanakannya pelatihan ini di harapkan masyarakat perkotaan pada kawasan rawan narkoba si provinsi Kepulauan Riau khususnya masyarakat Kelurahan Tanjung Uma dapat lebih kreatif lebih berdaya guna untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menjauhi narkoba. (*)

Baca Juga  Kota Bogor Kembali Berlakukan Ganjil-Genap di Akhir Pekan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *