Pimpin Apel Pelajar Sadar Prokes, Dedie Ingatkan Manfaatkan PTM Terbatas

Dengan kondisi pandemi yang semakin membaik, dibarengi dengan upaya yang dilakukan semua pihak, kata Dedie, semua bisa menghadapi situasi ke depan yang mungkin akan merubah kondisi Kota Bogor yang selama ini terpuruk akibat pandemi. Termasuk di bidang pendidikan.

Lewat kunjungannya ke beberapa sekolah, sambung Dedie, ia juga menemukan para pelajar yang masih menggunakan transportasi umum. Memang untuk saat ini disarankan, penggunaan transportasi umum bisa diminimalisir. Karena faktor risiko penularan yang bisa saja terjadi.

“Saya meminta Kepala Dinas Perhubungan untuk terus mengingatkan para pengusaha angkutan, pengemudi, atau pihak yang terkait dengan angkutan umum, untuk terus juga memperhatikan protokol kesehatan,” jelas Dedie.

Baca Juga  Dedie Rachim Resmikan Akses Baru Stasiun Bogor, Jawaban Atas Penutupan JPO Paledang

Di luar itu, Dedie mengatakan saat ini begitu banyak permohonan dari sekolah – sekolah kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk melaksanakan PTM Terbatas. Hanya saja, dengan keterbatasan tersebut, maka tak semua diizinkan serentak.

Bukan hanya soal standar operasional prosedur (SOP), namun juga terkait perangkat sarana prasarana terkait dengan pelaksanaan PTM juga harus dipenuhi sekolah. Kemudian juga yang harus dipastikan, ada beberapa siswa yang mungkin belum disuntik vaksin.

“Jadi saat ini Pemkot Bogor dibantu TNI-Polri membuka kesempatan seluas-luasnya kepada pelajar, termasuk guru dan stakeholder di sekolah itu untuk bisa segera divaksin. Itu salah satu langkah yang kita laksanakan, sebelum nanti kita bicara masalah daftar periksa yang banyak itu sesuai dengan kebijakan SKB 4 Menteri,” urai Dedie.

Pos terkait