Di tempat yang sama, Ketua Umum Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI), Maman Suherman mengatakan, di tahun ini Kompetensi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) hanya mengeluar dua pertandingan saja yakni pencak silat dan karakter. Tak ayal BAPOPSI Kota Bogor dan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Bogor bersepakat menggelar lomba catur online secara mandiri tanpa dipungut biaya pendaftaran.
“Hasil dari kejuaraan catur online piala Wali Kota Alhamdulilah menghasilkan juara-juara. Kami akan bersama-sama kembali dengan Percasi atau dengan cabang lain akan melakukan kegiatan pembinaan secara terus menerus dalam bentuk sirkuit tiga atau enam bulan sekali,” ujar Maman.
Maman menuturkan, lomba sirkuit degradasi ini menjadi harapan agar ketika Popda atau Kejurnas, sudah menjadi tradisi Kota Bogor dapat selalu ikut serta, sampai ke tingkat Popnas, menjadi juara nasional dan tak sedikit yang sudah menembus juara dunia seperti cabor pencak silat.
Dalam waktu dekat terutama atlet-atlet SMA dan SMP dipersiapkan untuk Porda 2022 dengan target 90 emas. Maman menambahkan, di 2026 menjadi tuan rumah dan mudah-mudahan bisa menjadi juara umum walaupun tidak akan mudah.








