Bima Arya ingin dalam kepengurusannya di APEKSI bisa menghasilkan karya luar biasa yang bisa dinikmati generasi muda, utamanya terkait dengan membumikan Pancasila.
“Masa sih kita tidak bisa bikin film yang keren, yang membuat anak-anak muda itu terpesona. Bagaimana menyimak perdebatan Bung Karno dan para founding father tentang Pancasila. Bagaimana nilai heroik Pancasila itu bisa dilihat bukan saja dari tokoh-tokoh politik tapi mungkin seniman, aktivis, petani dan lain-lain,” terang Bima.
Dalam saluran daring, Wapres ke-6 RI yang juga Wakil Ketua Dewan Pengarah BPIP Try Sutrisno menyatakan bahwa potensi besar pada jumlah penduduk yang dipimpin oleh para kepala daerah APEKSI, bukan sembarang kekuatan. Ini adalah kekuatan sosial yang harus dibangun bersama.
“Mencermati uraian Pak Bima mengenai APEKSI, wawasan dan cita-citanya, saya kira sudah mencakup suatu skup yang komplit. Saya percaya, terlihat dari dekat Pak Bima Arya ini patut menjadi pemimpin APEKSI. Bahwasanya bapak akan mampu memenuhi panggilan jiwa sebagai pejabat negara yang memiliki potensi besar,” ujar Try.
Ia mengingatkan, bahwa bangsa Indonesia memperoleh perjuangan dengan sangat gigih dan berat. “Bukan cuma-cuma. Harus kita jadikan memori sejarah. Kalau kita tidak tahu asal usul kemerdekaan ini maka kita akan mudah santai, mudah hanyut oleh pengaruh-pengaruh yang akan datang, baik dari luar, maupun dalam negeri,” kata Try.
Try Sutrisno juga meminta bangsa Indonesia untuk terus waspada. Menurutnya, suatu negara besar bisa hancur tanpa sebutir peluru.








