Para Murid SD Sambut Antusias Uji Coba PTM

“Tadi saya tanya semua siswa, mereka antusias. Mereka lebih senang belajar di sekolah dari pada belajar dari rumah karena sudah jenuh. Ini momentumnya pas, PPKM-nya sudah diujung, Covid-nya sudah landai, anak-anak dan orangtua juga ingin PTM,” ungkap Bima Arya.

Sejauh ini, kata Bima, penerapan protokol kesehatannya berjalan dengan baik. “Saya lihat prokesnya baik, dua tempat yang saya kunjungi ini. Saya titip dua hal saja, yaitu ketika siswa siswi datang dan pulang. Serta mitigasi kalau terjadi kasus, begitu ada yang sakit seperti apa, koordinasi dengan siapa. Saya cek tadi ke siswa, mereka paham untuk langsung menyampaikan ke wali kelas dan sekolah berkoordinasi dengan puskesmas atau kelurahan terdekat. Nanti proses tracingnya berjalan,” jelas Bima Arya.

Baca Juga  Diketahui 4 Cafe dan Resto Tak Kantongi Izin, Komisi I Semprot Pemkot Bogor

Bima berharap, uji coba ini berjalan dengan baik dan semua sekolah bisa segera PTM. “Nanti ketika sudah ada penurunan status lagi menjadi level dua tentunya ada kebijakan-kebijakan lagi yang menyesuaikan, nanti lama-lama semuanya bisa tatap muka kembali,” katanya.

Hingga saat ini, lanjut Bima, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Bogor cenderung landai. Bahkan sepekan kemarin angkanya hanya bertambah 0 hingga 1 kasus per hari. “BOR juga sudah kembali normal, jauh di bawah saat awal Covid. Sekarang tinggal 37an orang yang sakit Covid di Kota Bogor dari yang sebelumnya mencapai 9.000an. Kalau tidak ada varian baru Insya Allah kita lebih cepat economic recovery,” terang Bima.

Baca Juga  Dua Siswa Kota Bogor Lolos Seleksi SMA Kebangsaan Lampung Selatan

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SD Mardi Waluya Maria Dominika menyebut, penerapan sistem pembelajarannya hybrid (online dan offline) karena mengikuti aturan mengenai kapasitas ruang kelas.

Pos terkait