Seorang Penyandang Tunarungu Asal Kota Bandung Ukir berbagai Prestasi Di Cabang Olahraga Renang

  • Whatsapp
BANDUNG. Walaupun mempunyai keterbatasan pada fisiknya namun tidak membuat penghalang bagi seorang anak tunarungu untuk berprestasi di bidang olahrga contohnya adalah Febriansyah Ardi Maulana yang biasa dipanggil Ardi ini anak pertama dari pasangan suami istri, Maulana Yusuf dan Ineu Ardiani, lahir di kota Bandung pada tanggal 4 Febriari 2010 yang bercita – cita ingin menjadi atlit renang yang handal.

Menurut Maulana Yusuf, Ardi ini sejak lahir sudah mempunyai keterbatasan dalam berbicara dan pada pendengarannya (tuna rungu). Namun karena kegigihan Ardi yang dibantu dorongan semangat dari kedua orang tuanya juga saudara- saudaranya Ardi yang seorang tuna rungu ini tumbuh menjadi anak yang percaya diri, mandiri dan mempunyai segudang prestasi.

Baca Juga  Pemkot Bogor Berencana Melaksanakan Kegiatan PTM Pada Bulan Oktober Disemua Jenjang Pendidikan

“Ardi saat ini duduk di kelas 6 di Sekolah Luar Biasa ( SLB) Negeri Cicendo Bandung dan bertempat tinggal di jalan Tubagus Ismail 5 Bandung bersama kedua orangtuanya dan seorang adik perempuan.”ungkapnya.

Diusianya yang sekarang ini tambah Maulana Yusuf berbagai prestasi telah dia raih dengan kerja kerasnya. Prestasi tersebut dibuktikan dengan meraih beberapa medali dan piagam dari berbagai lomba seperti lomba modeling, pantomim dan berenang (sebelum ada pandemik).

“Yang paling banyak dia raih dari kegiatan berenang karena Ardi mempunyai cita-cita sebagai seorang atlet renang.”terangnya.

Lebih lanjut Maulana Yusuf mengatakan pada tahun 2018 menjadi juara 2 berenang gaya bebas 25m dalam kejuaraan renang antar pelajar SLB Se-Jawa Barat. Disusul tahun berikutnya 2019 menjadi juara 1 berenang gaya dada 25m dalam kejuaraan renang antar pelajar SLB Se-Jawa Barat. Masih di tahun yang sama menjadi juara 2 berenang gaya bebas 25m dalam kejuaraan renang antar pelajar SLB Se-Jawa Barat.

Baca Juga  Sosialisai Desa Wisata di Desa Tugu Selatan Menparekraf Sandiaga Uno : Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional

“Ardi pernah juga mengikuti lomba renang antar pelajar yang mempunyai fisik normal tetapi dia kalah dikarenakan keterlambatan pada saat start.”ujarnya.

Dan menurut Maulana Yusuf yang bekerja sebagai satpam di rumah kos-kosan itu, Ardi anaknya tidak mau dikasihani dia begitu mandiri dan tidak pernah mengeluh sehingga walaupun punya keterbatasan dia tidak begitu merepotkan kedua orang tuanya. Bahkan Ardi kerap kali membantu ibunya dalam mengerjakan pekerjaan rumah. Ardi juga giat berlatih renang disebuah sasana olah raga renang dengan bimbingan pelatih. Namun sayang karena keterbatasan ekonomi akibat dampak pandemik ini membuat orang tuanya harus mensiasati antara kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan kegiatan Ardi.

Baca Juga  Momen Presiden Jokowi Tanam Jagung Pakai Traktor

“Melihat kegigihan dan samangat Ardi rasanya tidak tega kalau harus menghentikan langkah Ardi untuk menjadi atlet renang.”katanya.

Sementara itu Ineu Ardiani berpesan kepada para orangtua yang mempunyai anak seperti dirinya agar jangan pernah malu atau berusaha menyembunyikannya apabila mempunyai anak seperti Ardi. Perlakukan mereka dengan wajar sesuai kapasitasnya. Selalu beri semangat dan motivasi untuk masa depannya.

“Saya hanya bisa berdoa semoga cita – cita Ardi menjadi seorang atlet renang yang luar biasa dan semoga ada yang mau membantu jalan agar terwujud cita-citanya.”harapnya. (San)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *