Di tempat yang sama salah satu Atlet Menembak dengan bonus terbesar Rp 149 Juta, Audrey Zahra Dhiya Anisa mengatakan, ia memperoleh total tiga emas dan dua perak, di antaranya didapat di kategori satu emas 10 meter individu, satu emas 10 meter beregu, satu emas beregu 50 meter, satu perak 50 meter individu dan satu perak mix tim.
“Ini pertama kali saya ikut PON dan memenangkan medali emas di PON. Sejauh ini saya juara di tingkat Kejurnas dan Porda,” ujar Audrey.
Audrey mengaku sudah latihan menembak sejak empat tahun lalu. Di Cabor menembak ini juga diakuinya Kota Bogor mempunyai banyak atlet menembak yang sangat bagus. Tak ayal seleksi menjadi perwakilan Kota Bogor ke PON XX sangat ketat dan kemudian terpilih dua atlet laki-laki dan dua atlet perempuan termasuk dirinya.
“Di PON XX banyak atlet menembak dengan tingkat kemampuan yang luar biasa dan menjadi saingan berat namun Alhamdulillah saya bisa menang dan mendapat emas. Sebenarnya saya tidak menyangka bisa mendapatkan tiga emas dan dua perak karena ini diluar ekspektasi target saya,” terangnya.
Ia pun sangat senang, Pemkot Bogor memberikan apresiasi dan dukungan yang sangat baik kepada para atlet. Ia pun berharap ke depan Kota Bogor bisa mempunyai fasilitas untuk latihan menembak berstandar internasional.
“Kami latihannya di Ciamis. Semoga bisa terus ditingkatkan dan semoga di Kota Bogor ada lapangan menembak untuk 50 meter dan 10 meter,” harapnya. (*)








