Kepala Dispora Kota Bogor, Herry Karnadi mengatakan, total perolehan Kota Bogor di PON yakni 23 emas, 14 perak dan 15 perunggu. Torehan ini merupakan capaian terbaik Kota Bogor sepanjang PON.
Fakta menariknya dari 23 emas yang didapat, paling banyak disumbang dari cabang olahraga (cabor) menembak dan dayung yang latihannya tidak di Kota Bogor. Bukan hanya itu, sumbangan emas juga cukup banyak dari cabor bela diri.
“Mulai dari Judo, Wushu, Tinju, Kempo, Taekwondo. Bisa dibilang Kota Bogor sebagai kotanya bela diri,” imbuhnya.
Ketua KONI Kota Bogor, Benninu Argoebie mengatakan, seluruh medali emas, perak dan perunggu ini diraih dari hasil kerja keras, keringat, air mata dan ada yang sampai berdarah-darah.
Diakuinya, ini menjadi hari bahagia untuk semua, pasalnya Kota Bogor sangat mengapresiasi atlet dan pelatih yang berjaya di PON, yang mana PON XX menjadi PON yang paling berat yang pernah diikuti.
“Segala-galanya berat, tapi Alhamdulillah Kota Bogor bisa berjaya di Papua. Terimakasih kepada atlet dan pelatih yang berjuang maksimal tanpa henti dan lelah, banyak ceritanya yang pasti ini modal kita meraih 90 medali emas di Porda dan menjadi tuan rumah di 2024,” katanya.








