Rakerda IGI, Bima Arya Ingin Guru Bantu Kembalikan Psikososial Anak Didik

Bima Arya menuturkan, pihaknya melakukan sensus cepat terhadap anak-anak, apakah mereka senang kembali ke sekolah atau tidak. Jawabannya hampir semua menyatakan sangat senang tapi tidak sedikit pula anak-anak yang terlihat canggung karena sudah lama tidak tatap muka. Ini tantangan bagi para pendidik semua bagaimana dimasa yang sangat terbatas ini, metode pengajaran tidak hanya berorientasi kepada transfer daring. Namun harus berekspresi, berkreasi, melakukan inovasi, menguatkan kembali aspek-aspek psikososial.

“Cara anak-anak berkomunikasi, kerja sama dalam tim, menyampaikan pendapat, beraktualisasi dan sebagainya,” jelasnya.

Dia mengaku tidak ingin anak-anak yang seharusnya ada di masa produktif, berinteraksi secara intens dengan temannya berdampak karena adanya Pandemi Covid-19. Namun ia meyakini para pendidik punya pengalaman untuk itu dan jika ada keterbatasan pemahaman atau pengetahuan tentu bisa berdiskusi dengan sesama pendidik dan guru lainnya.

Baca Juga  Bupati Sukabumi Resmikan Gedung UPTD Pengendalian Penduduk

“Pemerintah Kota Bogor turut ikut berkolaborasi dengan IGI Kota Bogor tidak saja dalam konteks Pandemi Covid-19, tapi ke depan untuk membentuk karakter anak yang siap menjemput masa depan,”pungkasnya. (*)

Pos terkait