Recovery dan Rebound Jadi Kekuatan Percepatan Ekonomi Bank Indonesia

“Kita juga harus segera beranjak dari masa emergency, menuju masa-masa pemulihan. Dan ini momentum yang tercipta ketika prokes relatif sudah bisa dikendalikan, kita ambil peluang dari relaksasi normalisasi yang sudah dilakukan setelah kondisi membaik,” tuturnya.

Terkait percepatan ekonomi diperlukan kolaborasi dan dukungan dari semua. Mengingat bukan saja mengembalikan dari negatif ke nol namun dari nol kemudian ada multi player effect supaya mendapatkan keuntungan lebih banyak lagi.

Ia menyebutnya, ekonomi rebound yakni harus jeli melihat ada peluang, ada model, ada norma dan ada pendekatan baru yang harus ditangkap untuk kemudian menghasilkan hal-hal positif yang lebih menguntungkan. Namun siklus penyelamatan dan percepatan akan mundur lagi jika ada tren baru Covid-19.

Baca Juga  Kenakan Syal Palestina di Rapat Paripurna, Ketua DPRD Kota Bogor Pimpin Rapat Paripurna Pidato Kenegaraan Presiden dan Tetapkan Raperda Pajak & Retribusi

“Kalau kita lihat kondisi makro dari kota-kota APEKSI di seluruh Indonesia semuanya terdampak, jadi penduduk kota di APEKSI hampir 60 juta jiwa dan mengelola PAD Rp 89,5 Triliun, APBD tentu lebih besar,” sebutnya.

Pos terkait