Persoalan yang ada lanjut Bima Arya bukan hanya menambah kapasitas, tetapi juga meningkatkan kualitas dan kemudian naik kelas. Apa yang dilakukan RSUD Kota Bogor tidak hanya business as usual, berusaha melayani dengan yang ada tapi ada lompatan-lompatan ke depan dengan kolaborasinya.
“Sudah pasti apa yang diresmikan ini, bukan yang terakhir dan pasti ke depan banyak rencana-rencana yang lainnya,” kata Bima Arya.
Wamenkes, Dante Saksono Harbuwono menyatakan apa yang dilakukan Pemkot Bogor melalui RSUD Kota Bogor merupakan inovasi dalam rangka mengembangkan sistem kesehatan di daerah menjadi optimal dan mumpuni.
Alat kesehatan yang diresmikan kata dia, bukan alat sederhana. Sebab, dengan harga yang cukup mahal harus dikerjakan dengan tenaga terampil guna mendukung sistem kesehatan di Kota Bogor.
Pada kesempatan itu, Wamenkes menjelaskan tingginya angka kematian di Indonesia yang disebabkan Penyakit Tidak Menular (PTM), seperti jantung, kardiovaskular, stroke dan kanker. Keberadaan alat kesehatan yang baru
diresmikan mampu mendeteksi keempat penyakit tersebut.








