“Makin banyak taman atau alun-alun bisa membahagiakan warga dan menghemat ekonomi,” katanya.
Wali Kota Bogor, Bima Arya menerangkan peresmian Alun-Alun Kota Bogor merupakan hari bersejarah bagi warga dan Kota Bogor, sekaligus menandakan bersatunya kembali dua elemen bersejarah yang sudah satu abad lebih terpisah, yaitu Stasiun Bogor dengan Taman Wilhelmina yang kemudian diberi nama Alun-Alun Kota Bogor.
“Tanpa sentuhan tangan, niat baik dan kebijakan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Alun-Alun Kota Bogor tidak akan terwujud. Atas nama warga Kota Bogor, yang selalu merindukan Kota Bogor seperti dulu, yang selalu mendambakan harmoni Kota Bogor terjaga selalu, dari lubuk hati yang paling dalam kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan seluruh dinas yang terkait,” jelasnya.
Di Alun-Alun Kota Bogor ini masyarakat Kota Bogor bisa olahraga, bercengkrama dan ditargetkan akhir tahun 2022 pembangunan Masjid Agung akan rampung sehingga warga bisa beribadah. Namun kata Bima Arya, tidak hanya sebatas itu, tapi sebagai ikhtiar untuk membangun kebersamaan warga dan peradaban kota.
“Ini tidak hanya mempercantik kota dan menyatukan dua elemen yang sudah lama tidak bersua, tetapi ini adalah ikhtiar kita dalam membangun kebersamaan warga, karena taman adalah oksigen jiwa,” ujar Bima Arya yang hadir didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah dan pimpinan Forkopimda Kota Bogor.








