“Untuk tahun 2022 ditargetkan sebanyak 12 ribu bidang tanah dan datanya sudah lengkap, sehingga diharapkan Kota Bogor satu-satunya menjadi terdata dan terdaftar secara keseluruhan,” kata Rahmat.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan, Kota Bogor telah memiliki 94 persen peta lengkap dari 68 kelurahan dan tersisa 2 kelurahan yang belum memiliki peta lengkap. Akhir tahun 2021 diharapkan Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah seluruh kelurahan sudah memiliki peta lengkap.
Untuk PTSL Kota Bogor, Sekda meminta para lurah dengan monitoring camat untuk membantu BPN Kota Bogor sebagai antisipasi sedini mungkin dari kemungkinan potensi persoalan yang mungkin timbul.








