BPN Kota Bogor Targetkan 2022 12 Ribu Bidang Tanah Bersertifikat

Pada kesempatan itu Syarifah menyampaikan, saat membaca data, mengamati kondisi yang ada dan turut serta dalam pelaksanaan kepemerintahan bersama dengan pihak terkait, inti semua persoalan hukum adanya di pertanahan. Hal itu menjadi keprihatinan dan kewaspadaan semua, pengaturan dengan hak kepemilikan seringkali muncul menjadi konflik, sosial ekonomi, juga termasuk didalamnya.

“Untuk PTSL tahun 2022 yang menargetkan sebanyak 12 ribu bidang, diharapkan untuk dibagi sambil dievaluasi secara periodik serta bisa diselesaikan 100 persen. Camat dan Lurah untuk peta lengkap saya harapkan siap untuk membantu BPN Kota Bogor, karena nanti ke depan akan menjadi data sehingga kita akan dimudahkan dalam segala urusan. Pertemuan ini, salah satunya dimaksudkan sebagai antisipasi dan perbaikan-perbaikan data yang ada,” kata Syarifah.

Baca Juga  Ini Tanggapan Ketua FPKS, Karnain Asyhar dalam LKPJ 2025: Tekankan Inovasi Pembiayaan di Tengah Efisiensi Fiskal

Di antara persoalan-persoalan pertanahan yang dihadapi antara lain penentuan harga lahan maupun mark up dalam pembebasan lahan. Sosialisasi pemanfaatan Peta Nilai Bidang Tanah diharapkan Syarifah, menjadi langkah perbaikan untuk mengantisipasi persoalan tersebut. Salah satunya dengan Zona Nilai Tengah (ZNT) melalui pendekatan kawasan atau zona. (*)

Pos terkait