Tiza juga menegaskan ini bukanlah program jangka pendek, melainkan memerlukan waktu yang lama dan kolaborasi banyak pihak dengan tujuan memiliki hasil yang dampaknya bisa dirasakan hingga bertahun-tahun ke depan.
Dengan kebijakan tersebut dirinya juga berharap agar pasar tradisional di Kota Bogor menjadi lebih berdaya, lebih berkarakter dan bebas dari plastik sekali pakai.
Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, mencatat setiap hari sampah di Kota Bogor terdiri dari 65 persen sampah organik dengan 13 persen adalah sampah plastik.








