Load Factor Koridor 2 Biskita Trans Pakuan Capai 112 Persen Perhari

Dewi mengatakan, di koridor 2 jumlah penumpangnya sangat banyak dan hampir merata dari pagi hingga sore saat jam pulang kantor. Menurutnya hal ini karena Biskita mempunyai keunggulan dibandingkan angkutan umum lainnya yang membuat penumpang antusias naik Biskita.

“Biasanya warga dari Ciawi ke Bubulak harus naik dua kali, kena ngetem juga, tapi kalau pakai Biskita seperti naik kendaraan pribadi, tidak ngetem, kalau sudah penuh juga bus tidak akan berhenti di halte dan kedatangan bus lumayan ontime, terlambat sedikit jika kondisi lalu lintas macet,” jelasnya.

Untuk itu pihaknya akan terus mengevaluasi penumpang Biskita di tahun depan apakah sesuai dengan targetnya, yakni menyasar warga yang benar-benar pengguna bus sehari-hari alias bukan yang hanya sekedar mencoba. Ia pun berharap shelter Biskita bisa diperuntukkan sesuai fungsinya, yakni naik turun penumpang dan tidak dipakai untuk parkir motor.

Baca Juga  Kemendagri Dukung Pelestarian Bahasa Dan Sastra di Daerah

“Saya ingin masyarakat Kota Bogor beralih ke akomodasi transportasi umum yang lebih baik, merasa nyaman dan terus membiasakan diri naik transportasi umum, seperti saat di luar negeri memakai transportasi umum karena merasa nyaman, murah dan cepat. Saya optimis Biskita bisa terus berlanjut,” imbuhnya.

Pos terkait