“Tujuannya agar birokrasi lebih dinamis, profesional, lebih ramping dan tentu lebih efisien dalam melakukan pelayanan publik. Pelantikan ini juga dilakukan karena ada nomenklatur yang melahirkan dua OPD,” kata Bima Arya.
Bima Arya juga menyampaikan, perubahan ini adalah kembali tentang pengabdian. Baik fungsional maupun struktural. Dimanapun itu, tetap kembali pada norma pengabdian.
Pengabdian tersebut bukan tujuan, melainkan kesempatan. Kesempatan untuk terus berikhtiar dan melayani warga sebaik – baiknya. Sehingga Bima Arya meminta untuk tidak melewatkan kesempatan tersebut.
“Bagi siapa yang memaknai orientasi sebagai tujuan, jabatan adalah tujuan, maka kehilangan esensi dari wibawa kita sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Jadi pengabdian adalah kesempatan, jabatan bukan tujuan,” serunya.








